Konser Ye di Jakarta Raup Rp600 Miliar

Konser Ye di Jakarta Raup Rp600 Miliar

mediaseruni.co.id – Gelaran konser musisi fenomenal asal Amerika Serikat, Ye, yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (24/10) lalu, sukses memberikan dampak ekonomi yang luar biasa bagi Indonesia. Berdasarkan data terbaru, konser tersebut berhasil menyumbang perputaran uang hingga mencapai angka fantastis, yakni Rp600 miliar.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata betapa besarnya potensi music tourism atau wisata musik di tanah air. Fenomena ini tidak hanya sekadar hiburan bagi para penggemar, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi yang mampu menyentuh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari sektor perhotelan hingga pelaku usaha kecil.

Konser Ye di Jakarta Raup Rp600 Miliar
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, mengungkapkan bahwa dampak ekonomi dari konser ini bersifat multiplikasi. Artinya, uang yang beredar tidak hanya berhenti pada penjualan tiket konser semata, melainkan mengalir deras ke berbagai sektor pendukung pariwisata lainnya.

COLLABMEDIANET

"Potensi ekonomi ini dirasakan di berbagai sektor pendukung pariwisata di Tanah Air, mulai dari sektor kuliner, pembelian merchandise resmi, hingga transaksi yang dilakukan oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)," ujar Widiyanti dalam keterangan resminya, Selasa (27/10).

Widiyanti menambahkan bahwa wisatawan yang sengaja datang demi menyaksikan penampilan Ye memiliki pola konsumsi yang luas. Mereka tidak hanya datang ke stadion, tetapi juga membutuhkan jasa transportasi, memesan kamar di hotel-hotel sekitar area GBK, menikmati hidangan di restoran, hingga berbelanja kebutuhan lainnya. Hal ini secara otomatis meningkatkan okupansi hotel dan pendapatan daerah.

Salah satu faktor utama yang membuat konser ini sangat spesial adalah status Jakarta sebagai satu-satunya destinasi di Asia Tenggara yang disinggahi oleh Ye dalam rangkaian tur dunianya, Ye Live Concert Tour. Hal ini memicu gelombang kedatangan wisatawan mancanegara yang ingin menyaksikan sang musisi secara langsung.

Data dari penyelenggara, Raw Vision Collective, mencatat bahwa konser Ye Live in Jakarta ini dihadiri oleh sekitar 70.000 penonton. Menariknya, dari total massa yang memadati stadion, terdapat sekitar 25.000 orang yang merupakan wisatawan mancanegara. Mereka datang dari berbagai negara tetangga dan wilayah lainnya, seperti Singapura, Australia, hingga Tiongkok.

Kehadiran ribuan turis asing ini memberikan suntikan devisa yang signifikan bagi Indonesia. Fenomena ini menunjukkan bahwa dengan penyelenggaraan acara berskala internasional yang dikelola dengan baik, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pusat perhatian dunia dalam industri pariwisata berbasis hiburan.

Ke depannya, pemerintah berharap tren music tourism ini dapat terus ditingkatkan melalui penyediaan infrastruktur yang memadai dan kemudahan akses bagi wisatawan. Dengan strategi yang tepat, konser-konser berskala global lainnya dapat menjadi agenda rutin yang memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata musik utama di kawasan Asia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar