mediaseruni.co.id – Pasar modal Indonesia menunjukkan performa positif pada pembukaan perdagangan awal pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat bergerak ke zona hijau pada perdagangan Senin (5/10/2026), memberikan sinyal optimisme bagi para investor di tengah dinamika pasar yang sedang berlangsung.
Berdasarkan data perdagangan terbaru, IHSG dibuka menguat sebesar 0,30 persen. Kenaikan ini membawa posisi indeks ke level 6.055. Momentum penguatan di awal pekan ini menjadi angin segar bagi pasar modal domestik, setelah melewati berbagai fluktuasi pada periode sebelumnya.

Aktivitas transaksi di bursa juga terlihat cukup dinamis sejak sesi pembukaan. Tercatat volume perdagangan mencapai angka 2,4 miliar saham dengan total nilai transaksi yang menyentuh Rp168 miliar. Adapun frekuensi transaksi yang terjadi di pasar mencapai sekitar 33 ribu kali, menunjukkan adanya antusiasme pelaku pasar dalam melakukan transaksi jual maupun beli.

Related Post
Jika menilik pergerakan emiten secara mendalam, terdapat perbedaan tren yang cukup signifikan di antara saham-saham yang tercatat di bursa. Sebanyak 255 saham berhasil mencatatkan penguatan harga, sementara 99 saham lainnya mengalami tekanan atau melemah. Sementara itu, mayoritas saham lainnya, yakni sebanyak 609 saham, bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga yang berarti. Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar yang tercatat pada perdagangan ini mencapai angka Rp10,6 triliun.
Dalam daftar saham dengan kenaikan paling tajam atau top gainers, Pembangunan Graha Lestari Indah (PGLI) tampil sebagai pemimpin pasar dengan lonjakan harga mencapai 12,78 persen. Tak kalah impresif, Rockfields Properti Indonesia (ROCK) juga mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 11,82 persen. Menyusul di posisi berikutnya, saham Agung Semesta Sejahtera (TARA) menguat sebesar 11,76 persen.
Namun, tidak semua emiten berhasil mencatatkan performa positif. Sejumlah saham justru mengalami koreksi tajam yang menempatkan mereka dalam daftar top losers. Fortune Indonesia (FORU) menjadi saham dengan penurunan terdalam, yakni merosot sebesar 14,72 persen. Selain itu, FKS Multi Agro (FISH) juga mengalami pelemahan sebesar 5,79 persen, disusul oleh Bhakti Agung Propertindo (BAPI) yang terkoreksi sebesar 5,26 persen.
Para pelaku pasar disarankan untuk tetap waspada dan terus memantau pergerakan ekonomi makro serta sentimen global yang dapat memengaruhi volatilitas IHSG di hari-hari mendatang. Kenaikan di awal pekan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi penguatan indeks yang lebih berkelanjutan sepanjang minggu ini.







Tinggalkan komentar