mediaseruni.co.id – Jakarta Pergerakan harga komoditas pangan nasional kembali menunjukkan dinamika pada Kamis 24 September 2026. Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional PIHPS Bank Indonesia sejumlah bahan pokok utama terpantau mengalami lonjakan signifikan sementara beberapa komoditas lainnya justru mereda.
Kenaikan paling mencolok terjadi pada harga daging kualitas utama yang kini menyentuh angka Rp152.650 per kilogram setelah terkerek 023 persen. Tak hanya daging harga beras juga terpantau melonjak. Beras kualitas bawah I naik 403 persen mencapai Rp15.500 per kg sementara beras kualitas bawah II meningkat 034 persen menjadi Rp14.750 per kg. Laporan juga mencatat beras kualitas II merangkak naik 147 persen menjadi Rp145.150 per kg sebuah angka yang cukup fantastis.

Komoditas lain yang ikut terkerek adalah gula pasir lokal yang kini dibanderol Rp19.250 per kg setelah naik 079 persen. Minyak goreng pun tak luput dari kenaikan harga. Minyak goreng curah naik 147 persen menjadi Rp20.700 per liter dan minyak goreng kemasan bermerek II meningkat 043 persen mencapai Rp23.600 per kg.

Related Post
Namun di tengah gejolak kenaikan tersebut ada kabar baik bagi rumah tangga. Harga beberapa bumbu dapur utama justru mengalami penurunan. Bawang merah kini dibanderol Rp37.100 per kg turun 04 persen. Senada dengan itu bawang putih juga anjlok 051 persen menjadi Rp38.900 per kg. Bahkan beras kualitas medium I ikut terkoreksi 09 persen menjadi Rp16.450 per kg.
Fluktuasi harga pangan ini tentu menjadi sorotan utama masyarakat. Kenaikan pada komoditas strategis seperti daging dan beras berpotensi menekan daya beli sementara penurunan harga bumbu dapur bisa sedikit meringankan beban pengeluaran harian. Kondisi ini menuntut masyarakat untuk lebih cermat dalam mengelola anggaran belanja kebutuhan pokok.









Tinggalkan komentar