mediaseruni.co.id – PT PLN Energi Primer Indonesia PLN EPI tengah menggebrak sektor energi nasional dengan rencana ambisius. Hingga tahun 2029 mendatang perusahaan ini menargetkan pembangunan hampir dua puluh terminal penerimaan gas alam cair LNG satelit. Langkah strategis ini digadang-gadang bakal menjadi tulang punggung penguatan ketahanan energi di seluruh pelosok Indonesia.
Proyek raksasa ini akan tersebar di berbagai wilayah krusial. Satu lokasi di Nias enam di Sulawesi sembilan di Nusa Tenggara serta empat di Papua Utara menjadi titik fokus. PLN EPI tidak bekerja sendiri melainkan menggandeng empat klaster mitra strategis melalui skema Joint Development Agreement JDA. Seluruh pengembangan ini dirancang dalam kerangka program terintegrasi memastikan puluhan terminal tersebut tidak beroperasi secara terpisah namun saling mendukung dalam rantai pasok energi.

Agus Purnomo General Manager Unit Pelaksana Proyek Gas dan BBM PLN EPI menekankan pentingnya sinergi tiga pilar utama. Pemerintah harus menciptakan kepastian kebijakan dan iklim investasi yang kondusif industri bertugas mengeksekusi proyek dengan baik sementara lembaga pembiayaan menyediakan dukungan modal vital. "Ketiga elemen ini harus selaras sejak awal" ungkap Agus belum lama ini. Ia menambahkan tantangan pembangunan infrastruktur LNG bukan hanya soal pendanaan tetapi juga kemampuan industri memenuhi jadwal proyek termasuk ketersediaan pemasok peralatan utama galangan kapal dan kontraktor pelaksana.

Related Post
Untuk menjawab tantangan tersebut PLN EPI memperkuat strategi percepatan pembangunan infrastruktur LNG. Pengelolaan proyek terintegrasi pengamanan kapasitas rantai pasok sejak dini serta penguatan industri domestik menjadi fokus utama. Tujuannya jelas memastikan ketersediaan infrastruktur LNG tepat waktu demi mendukung keandalan pasokan energi pembangkit listrik. Sejak 2023 PLN EPI telah gencar mempercepat proyek midstream LNG di sekitar dua puluh lima lokasi di Indonesia. Inisiatif ini merupakan bagian dari program dedieselasi PLN yang bertujuan mengganti penggunaan bahan bakar diesel dengan LNG sekaligus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan nasional.









Tinggalkan komentar