Terkuak! Strategi Jitu Hutama Karya Amankan Arus Mudik 2026

Terkuak! Strategi Jitu Hutama Karya Amankan Arus Mudik 2026

Jakarta, mediaseruni.co.id – Menjelang periode krusial arus mudik Lebaran 2026, PT Hutama Karya (Persero) mengambil langkah proaktif dengan mengakselerasi program pemeliharaan infrastruktur Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Kebijakan strategis ini bertujuan untuk menjamin kelancaran mobilitas serta keselamatan para pengguna jalan, sekaligus mendukung stabilitas distribusi logistik nasional. Ini menunjukkan komitmen badan usaha jalan tol dalam menjaga kualitas layanan prima demi kepentingan ekonomi dan sosial masyarakat.

Hamdani, Pelaksana Harian Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, menjelaskan bahwa percepatan pemeliharaan difokuskan pada segmen-segmen vital, termasuk ruas Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung (Terpeka) dan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai). "Target penyelesaian pemeliharaan ini ditetapkan sebelum 10 Maret 2026. Ini adalah bagian integral dari upaya kami untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan standar kualitas layanan jalan tol, terutama di momen puncak mobilitas masyarakat," ujar Hamdani dalam pernyataan resmi yang diterima mediaseruni.co.id, Minggu (8/3/2026).

Terkuak! Strategi Jitu Hutama Karya Amankan Arus Mudik 2026
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Ia menambahkan, esensi dari pemeliharaan ini adalah untuk memastikan integritas dan keandalan perkerasan jalan. Kondisi jalan yang optimal sangat krusial untuk menopang volume lalu lintas yang melonjak drastis selama periode mudik, sekaligus memastikan kelancaran rantai pasok dan distribusi barang yang vital bagi perekonomian regional maupun nasional.

COLLABMEDIANET

Secara spesifik, di ruas Tol Pekanbaru-Dumai (Permai), pekerjaan pemeliharaan mencakup dua titik krusial: dari KM 49+250 hingga KM 49+200 dan dari KM 78+856 sampai KM 78+760. Sementara itu, di ruas Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung (Terpeka), penanganan dilakukan pada beberapa segmen yang tersebar di Jalur A, dimulai dari KM 188+542,50 hingga KM 330+404,00. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada analisis kebutuhan dan tingkat kepadatan lalu lintas yang diproyeksikan.

Martin Nababan, Direktur Operasi PT Hakaaston, anak perusahaan Hutama Karya yang bergerak di bidang konstruksi, menegaskan bahwa fokus utama percepatan pemeliharaan ini adalah menjaga keandalan infrastruktur jalan tol. "Keamanan dan kenyamanan pengguna jalan adalah prioritas tak terbantahkan bagi kami. Oleh karena itu, langkah perbaikan dini ini diambil untuk memastikan kondisi jalan tetap prima dan optimal saat puncak arus mudik tiba, meminimalisir potensi hambatan dan risiko," pungkas Martin. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Hutama Karya dalam mendukung konektivitas nasional dan pertumbuhan ekonomi melalui penyediaan infrastruktur jalan tol yang berkualitas dan berkelanjutan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar