JAKARTA – Nama Irvian Bobby Mahendro (IBM), seorang ASN di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), mendadak jadi buah bibir. Dijuluki "Sultan" oleh Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel), eks Wamenaker yang juga terseret kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3, Irvian kini menjadi sorotan publik.
KPK menetapkan Irvian sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kemnaker.
Julukan "Sultan" yang disematkan Noel bukan tanpa alasan. Ketua KPK, Setyo Budianto mengungkapkan, Noel menyebut Irvian "Sultan" karena dianggap sebagai pejabat terkaya di lingkungan Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Kemnaker. Bahkan, terungkap bahwa Noel menerima motor Ducati dari Irvian.

Related Post
Lantas, siapa sebenarnya Irvian Bobby Mahendro dan dari mana sumber kekayaannya?
Irvian adalah seorang ASN dengan latar belakang pendidikan Sarjana Teknik Mesin dan Magister Manajemen. Sebelum terjerat kasus ini, ia menjabat sebagai Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kemnaker sejak 2022.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir pada 2021, Irvian tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp3,9 miliar. Aset terbesarnya adalah properti berupa tanah dan bangunan senilai Rp1,27 miliar di Jakarta Selatan yang diperoleh dari hibah tanpa akta. Selain itu, ia juga memiliki mobil Mitsubishi Pajero tahun 2016 senilai Rp335 juta, harta bergerak lainnya Rp75,2 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp2,2 miliar.
Kasus ini masih terus bergulir di KPK. Publik menanti perkembangan selanjutnya, termasuk bagaimana Irvian Bobby Mahendro memperoleh kekayaan fantastis tersebut. Mediaseruni.co.id akan terus mengawal kasus ini untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada pembaca.









Tinggalkan komentar