Bukan Sekadar Tenda! Intip Fasilitas Huntara Aceh yang Modern

Bukan Sekadar Tenda! Intip Fasilitas Huntara Aceh yang Modern

Aceh Tamiang – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung progres pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis, 1 Januari 2026. Kunjungan ini menandai pergeseran strategis pemerintah dari respons darurat menuju fase pemulihan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan, dengan fokus pada investasi infrastruktur mitigasi bencana.

Pemerintah serius menggeser paradigma penanganan bencana, dari sekadar tanggap darurat menjadi upaya pemulihan yang terencana, terutama melalui percepatan penyediaan tempat tinggal sementara yang aman dan layak. Unit-unit huntara ini dirancang sebagai ekosistem pendukung yang komprehensif, jauh melampaui fungsi dasar tempat berlindung. Dilengkapi fasilitas sanitasi/toilet modern, dapur umum yang efisien, ketersediaan air bersih yang terjamin, konektivitas internet untuk mendukung pendidikan dan komunikasi, mushola, serta prasarana akses internal yang tertata.

Bukan Sekadar Tenda! Intip Fasilitas Huntara Aceh yang Modern
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Fasilitas komunal ini krusial untuk menjaga standar kebersihan lingkungan, memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, dan memfasilitasi penataan aktivitas warga, yang pada gilirannya mendukung produktivitas selama masa transisi.

COLLABMEDIANET

Dalam pernyataannya pada Jumat (2/1/2026), Presiden Prabowo menegaskan komitmen serius pemerintah dalam alokasi sumber daya dan penanganan bencana. Ia secara khusus mengapresiasi inisiatif Danantara atas kecepatan pembangunan huntara. "Saya terima kasih kepada Danantara yang telah melakukan pekerjaan yang saya lihat baik. Membangun hunian dalam waktu singkat itu suatu prestasi," ujar Prabowo, seperti dilaporkan mediaseruni.co.id. Beliau juga menekankan pentingnya koordinasi ketat antara Danantara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan pemerintah daerah untuk memastikan efisiensi anggaran dan tertibnya implementasi program.

Proyek huntara di Aceh Tamiang merupakan manifestasi kolaborasi strategis yang melibatkan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya. Hutama Karya, sebagai salah satu pelaksana utama, telah berhasil membangun 198 dari total 600 unit huntara yang direncanakan, dengan progres konstruksi yang dimulai sejak Rabu, 24 Desember 2025. Lokasi huntara yang strategis di Jl. Banda Aceh-Medan, Kebun Tj. Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, dirancang untuk memudahkan aksesibilitas. Setiap unit telah memenuhi standar minimum yang ditetapkan oleh BNPB, menjamin kelayakan hunian transisi. Prabowo juga menekankan urgensi pemulihan layanan dasar seperti sekolah dan puskesmas, yang esensial untuk mengembalikan stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Kolaborasi lintas sektor ini tidak hanya mempercepat pemulihan fisik, tetapi juga menjadi fondasi bagi ketahanan ekonomi daerah pasca-bencana. Investasi pada infrastruktur penanggulangan bencana seperti huntara ini merupakan bagian integral dari strategi pembangunan nasional yang berorientasi jangka panjang, memastikan masyarakat dapat bangkit dan kembali produktif.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar