Geger! Magang Nasional Dimintai Uang & Job Desk Tak Sesuai, Menaker Bereaksi!
JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli, merespons cepat laporan dugaan pelanggaran serius dalam Program Magang Nasional. Isu ini mencuat setelah menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial, menyusul pengakuan sejumlah peserta magang yang merasa dirugikan oleh praktik-praktik yang tidak semestinya.
Aduan masyarakat ini bahkan telah sampai ke meja parlemen. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, secara langsung menyampaikan keluhan tersebut dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama Menaker Yassierli di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Rabu (21/1/2026). Nihayatul menyoroti adanya praktik-praktik yang berpotensi mencederai tujuan mulia program magang.

Related Post
Beberapa poin krusial yang diungkapkan meliputi pemutusan kontrak magang secara sepihak di tengah jalan, dengan alasan perusahaan tidak lagi membutuhkan tambahan pekerja. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran akan ketidakpastian bagi para peserta yang tengah berupaya mengembangkan kompetensi.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti penempatan peserta magang pada posisi yang tidak relevan dengan deskripsi pekerjaan yang ditawarkan di awal. Hal ini mengindikasikan adanya ketidaksesuaian antara ekspektasi dan realitas, yang dapat menghambat pengembangan keterampilan spesifik yang diharapkan. Puncak dari keluhan ini adalah adanya laporan perusahaan yang diduga meminta sejumlah uang kepada peserta magang, sebuah praktik yang kini viral dan menuai kecaman publik di mediaseruni.co.id.
Menanggapi serangkaian aduan tersebut, Menaker Yassierli menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. "Kami telah menerima laporan-laporan ini dan langsung menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang terjadi," ujar Menaker, menunjukkan komitmen kementerian untuk memastikan integritas program magang dan melindungi hak-hak peserta.
Praktik-praktik semacam ini dikhawatirkan dapat mencederai tujuan mulia Program Magang Nasional sebagai jembatan bagi generasi muda untuk mendapatkan pengalaman kerja dan meningkatkan kapabilitasnya. Integritas program magang sangat vital dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Kemnaker diharapkan dapat memberikan sanksi tegas bagi perusahaan yang terbukti melanggar, demi menjaga kepercayaan publik dan keberlanjutan program strategis ini dalam mencetak talenta-talenta unggul.









Tinggalkan komentar