Jakarta – Gelombang digitalisasi dan kecerdasan buatan (AI) menerjang dunia usaha, membawa peluang sekaligus tantangan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Data Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) tahun 2024 menunjukkan betapa vitalnya peran UMKM, menyumbang 61,97% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap lebih dari 97% tenaga kerja.
Dalam menghadapi era baru ini, Exabytes Digital Day (EDD) hadir sebagai wadah strategis untuk mempersiapkan UMKM naik kelas dan bersaing di kancah global. EDD kembali hadir dengan inovasi yang bertujuan mendorong transformasi digital bagi jutaan pelaku UMKM di seluruh Indonesia.
"Ini bukan sekadar forum diskusi, ini adalah momentum transformasi," tegas Indra Hartawan, Vice President & Country Manager Exabytes Indonesia, di Jakarta, Senin (22/9/2025). "Kami ingin membuka akses, bukan hanya pada pengetahuan, tetapi juga kesempatan nyata agar UMKM dapat melompat ke level berikutnya dan menjadi penggerak inovasi dalam ekosistem bisnis digital."

Related Post
Indra menambahkan, melalui GROWpreneur Competition, diharapkan akan lahir lebih banyak inovator yang siap menjadi pemain kunci dalam ekonomi digital Indonesia.
UMKM didorong untuk membangun mental juara dan mengakselerasi bisnis melalui digitalisasi, dengan memanfaatkan AI sebagai senjata ampuh menghadapi persaingan yang semakin ketat.









Tinggalkan komentar