Jakarta – Ari Lasso, musisi legendaris Indonesia, baru-baru ini mengungkapkan kekecewaannya terkait royalti musik yang diterimanya, hanya sebesar Rp700 ribu. Pengakuan ini sontak memicu perbincangan hangat di kalangan pelaku industri musik dan masyarakat luas. Lantas, seberapa besar sebenarnya pundi-pundi kekayaan pelantun "Hampa" ini?
Selain royalti yang menjadi sorotan, Ari Lasso dikenal memiliki penghasilan yang cukup besar dari berbagai sumber di dunia hiburan. Dalam sebuah video di kanal YouTube Luna Maya, Ari Lasso sempat membocorkan tarif manggungnya yang diperkirakan mencapai Rp70 juta. Namun, beberapa sumber lain menyebutkan bahwa bayaran Ari Lasso untuk sekali tampil bisa mencapai Rp150 juta.
Tidak hanya mengandalkan penghasilan dari dunia tarik suara, Ari Lasso juga melebarkan sayapnya ke dunia bisnis. Ia memiliki usaha kuliner siomay bernama Lassomay. Bisnis ini didirikan sebagai bentuk kepedulian terhadap teman-temannya yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi Covid-19. Siomay Lassomay dijual dengan harga Rp5.500 per buah dan telah memiliki jaringan reseller yang luas di berbagai wilayah seperti Jakarta, Bekasi, Bintaro, Kelapa Gading, Cilandak, Karawaci, dan Kalibata.

Related Post
Dengan berbagai sumber pendapatan yang dimilikinya, tak heran jika Ari Lasso memiliki pundi-pundi kekayaan yang cukup besar. Meskipun begitu, kekecewaannya terhadap royalti musik yang diterimanya menunjukkan bahwa sistem royalti di Indonesia masih perlu diperbaiki agar lebih adil dan transparan bagi para musisi. mediaseruni.co.id akan terus menggali informasi lebih lanjut mengenai hal ini.









Tinggalkan komentar