JAKARTA – Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, baru-baru ini menyemangati para lulusan baru agar tidak gentar menghadapi dunia kerja. Ia optimistis bahwa prospek lapangan kerja di Indonesia akan semakin cerah, didorong oleh proyeksi ekonomi nasional yang terus berada dalam fase ekspansi.
Dalam pernyataannya di Wisma Danantara, Senin (13/2), Purbaya menjelaskan bahwa ekonomi Indonesia diperkirakan akan mempertahankan momentum ekspansinya hingga setidaknya tahun 2033. Proyeksi ini menjadi landasan kuat bagi peningkatan penciptaan lapangan kerja di berbagai sektor.
"Kalau Anda ingin tahu 10 tahun ke depan, kita kelihatannya masih masa ekspansi yang sehat. Kita ekspansi itu sampai tahun 2033, artinya teman-teman tidak perlu khawatir, apalagi pencari kerja yang baru lulus. Bulan-bulan ke depan akan lebih banyak lapangan kerja tercipta," ujarnya, sebagaimana dilansir mediaseruni.co.id.

Related Post
Purbaya turut memaparkan siklus historis perekonomian Indonesia yang cenderung bergerak dalam pola ekspansi dan kontraksi. Menurut pengamatannya, fase ekspansi umumnya berlangsung antara 7 hingga 10 tahun, diikuti oleh periode kontraksi singkat sekitar satu tahun, sebelum kembali memasuki siklus pertumbuhan.
"Terakhir kita ekspansi dari 2009 sampai 2020, lalu sempat resesi, dan sekarang kita masuk fase ekspansi lagi. Kalau kebijakannya tepat, kita bisa menjaga ekspansi sampai sekitar 2033," imbuhnya, menekankan pentingnya kebijakan fiskal dan moneter yang prudent untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.
Keyakinan Purbaya diperkuat oleh pergerakan indikator leading economic index (LEI), yang berfungsi sebagai cerminan arah perekonomian dalam 6 hingga 12 bulan ke depan. Setelah sempat menunjukkan pelemahan, indikator vital ini kini mulai memperlihatkan tren peningkatan dalam beberapa bulan terakhir, memberikan sinyal positif bagi prospek ekonomi jangka menengah dan, secara tidak langsung, ketersediaan lapangan kerja. Hal ini mengindikasikan bahwa fondasi ekonomi Indonesia cukup kokoh untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan penyerapan tenaga kerja.







Tinggalkan komentar