Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) menunjukkan geliat signifikan. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan, hingga 8 September 2025, realisasi anggaran program ambisius ini telah menembus angka Rp13 triliun. Lonjakan ini kontras dengan realisasi hingga April 2025 yang hanya mencapai Rp2,3 triliun dari total pagu anggaran Rp71 triliun.
Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, mengungkapkan bahwa peningkatan realisasi ini sejalan dengan perluasan jangkauan program. "Saat ini, program MBG telah melayani 22,7 juta penerima melalui 7.644 Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG)," ujarnya dalam Konferensi Pers APBN KITA Edisi September 2025, Senin (22/9/2025).
Pemerintah menargetkan program ini dapat menjangkau 82,9 juta penerima. Distribusi penerima manfaat program MBG tersebar di berbagai wilayah Indonesia, meliputi Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, serta Bali dan Nusa Tenggara.

Related Post
Secara rinci, jumlah penerima di Sumatera mencapai 4,86 juta orang, Jawa 13,26 juta orang, Kalimantan 1,03 juta orang, Sulawesi 1,70 juta orang, Maluku dan Papua 0,52 juta orang, serta Bali dan Nusa Tenggara 1,34 juta orang.
Pemerintah optimis program ini akan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi peningkatan gizi masyarakat di seluruh pelosok negeri. Mediaseruni.co.id akan terus memantau perkembangan program ini dan melaporkan dampaknya bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.









Tinggalkan komentar