Isi Artikel:
JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyerukan kepada masyarakat untuk menghindari panic buying atau pembelian massal yang berlebihan, di tengah potensi gejolak sosial. Imbauan ini muncul sebagai respons atas kekhawatiran gangguan pasokan akibat aksi demonstrasi.
Mendag Budi menegaskan bahwa ketersediaan stok barang kebutuhan pokok dan produk lainnya di pasar tradisional maupun ritel modern saat ini berada dalam kondisi aman dan mencukupi. "Masyarakat tidak perlu khawatir. Stok aman," ujarnya di Jakarta, menekankan bahwa tidak ada alasan untuk melakukan pembelian panik.

Related Post
Lebih lanjut, Mendag Budi mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan berbagai asosiasi pengusaha ritel. Tujuannya adalah memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan pasokan barang, terutama di wilayah-wilayah yang menjadi pusat aksi demonstrasi.
"Kami terus berkoordinasi dengan para pelaku usaha untuk menjaga stabilitas pasokan, termasuk di daerah-daerah," jelasnya. Langkah ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran masyarakat dan mencegah terjadinya aksi borong yang dapat memicu kenaikan harga dan kelangkaan barang.
Mendag Budi mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan sesuai dengan kebutuhan riil. Dengan demikian, stabilitas pasar dapat terjaga dan semua pihak dapat mengakses barang kebutuhan dengan harga yang wajar. mediaseruni.co.id akan terus memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat.









Tinggalkan komentar