JAKARTA – Korea Selatan terus menjadi magnet bagi para pekerja migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang mencari peluang ekonomi lebih baik. Daya tarik utama negara ginseng ini tak lain adalah standar upah yang kompetitif, memicu rasa penasaran mengenai besaran gaji yang dapat dibawa pulang. mediaseruni.co.id merangkum potensi penghasilan tersebut, Minggu (15/2/2026).
Peningkatan minat TKI terhadap Korea Selatan bukan tanpa alasan. Selain stabilitas ekonomi dan kualitas hidup yang tinggi, sistem pengupahan yang transparan dan cenderung meningkat setiap tahun menjadi faktor pendorong utama. Pertanyaan mengenai kisaran gaji TKI di Korea Selatan kerap menjadi topik hangat di kalangan calon pekerja migran yang ingin meningkatkan taraf hidup mereka.
Berdasarkan data terbaru, pemerintah Korea Selatan telah menetapkan upah minimum resmi sebesar 10.320 won per jam untuk tahun 2026. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 2,9% dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja di tengah dinamika ekonomi global.

Related Post
Secara lebih rinci, upah minimum Korea Selatan untuk tahun 2026 adalah sebagai berikut:
- Per Jam: 10.320 won
- Per Hari: 82.560 won (dihitung berdasarkan 8 jam kerja standar)
- Per Bulan: 2.156.880 won (dihitung berdasarkan 209 jam kerja standar dalam sebulan).
Jika dikonversi ke mata uang Rupiah dengan asumsi kurs rata-rata sekitar Rp12 per Won Korea (kurs dapat berfluktuasi), maka upah minimum bulanan tersebut setara dengan sekitar Rp25.882.560. Angka ini tentu sangat menarik, jauh melampaui rata-rata upah minimum di sebagian besar wilayah Indonesia, menjadikan Korea Selatan destinasi yang sangat menjanjikan bagi para pencari kerja dari Tanah Air.
Potensi penghasilan yang tinggi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga TKI di Indonesia, serta mendorong peningkatan remitansi yang masuk ke dalam negeri. Dengan prospek gaji yang kompetitif dan kenaikan upah yang konsisten, tidak heran jika Korea Selatan terus menjadi pilihan utama bagi TKI yang ingin meningkatkan taraf hidup dan meraih kemandirian finansial. Peluang ini membuka gerbang bagi ribuan warga Indonesia untuk berkontribusi pada ekonomi keluarga sekaligus mendapatkan pengalaman kerja internasional yang berharga.









Tinggalkan komentar