Ekonomi RI di Ujung Negosiasi: Prabowo-Trump Bahas Tarif Impor!

Ekonomi RI di Ujung Negosiasi: Prabowo-Trump Bahas Tarif Impor!

Jakarta – Kabar penting bagi masa depan hubungan dagang Indonesia dan Amerika Serikat mencuat. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa Kementerian Luar Negeri tengah intens membahas rencana pertemuan antara Presiden terpilih Prabowo Subianto dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Agenda utama pertemuan ini adalah mengenai isu krusial tarif impor yang berpotensi memengaruhi dinamika ekonomi kedua negara.

Dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026), Seskab Teddy menyatakan, "Sedang dibahas oleh Kementerian Luar Negeri, nanti Pak Menlu yang akan menyampaikan detailnya." Ia menambahkan bahwa keputusan mengenai jadwal dan detail pertemuan kedua kepala negara tersebut akan segera diambil setelah serangkaian diskusi dan perbincangan yang telah berlangsung.

Ekonomi RI di Ujung Negosiasi: Prabowo-Trump Bahas Tarif Impor!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, sempat mengungkapkan adanya penyesuaian jadwal penyelesaian isu tarif ini. Target yang semula ditetapkan akhir Januari bergeser ke Februari 2026, semata-mata karena mengakomodasi jadwal pertemuan antara kedua pemimpin negara yang sangat dinantikan ini.

COLLABMEDIANET

Pertemuan tingkat tinggi ini dipandang krusial oleh para analis ekonomi. Kebijakan tarif impor antara Indonesia dan Amerika Serikat memiliki dampak signifikan terhadap volume perdagangan, investasi, serta daya saing produk-produk Indonesia di pasar global. Hasil negosiasi antara Prabowo dan Trump akan menjadi penentu arah kebijakan perdagangan bilateral dan berpotensi membuka atau menutup peluang ekonomi yang besar bagi Indonesia.

Publik kini menanti pengumuman resmi dari Kementerian Luar Negeri terkait detail dan waktu pasti pertemuan bersejarah ini, yang diharapkan dapat membawa kejelasan dan keuntungan maksimal bagi perekonomian nasional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar