JAKARTA – Para pekerja di Indonesia harap bersiap! Pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 tahap 4 telah dimulai. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan bahwa proses penyaluran BSU sebesar Rp600.000 terus dilakukan secara bertahap.
Setelah sukses menyalurkan BSU tahap 1 hingga 3 sejak 23 Juni hingga pertengahan Juli 2025, baik melalui transfer langsung ke rekening maupun melalui kantor pos, kini giliran pekerja yang masuk dalam daftar penerima tahap 4. Dari total 17,3 juta pekerja yang terdaftar, 8,3 juta telah menerima BSU, dan sisanya akan dicairkan pada tahap ini.
Bagaimana cara mengetahui apakah Anda termasuk penerima BSU tahap 4? Caranya sangat mudah. Kunjungi situs resmi Kemnaker di bsu.kemnaker.go.id dan lakukan pengecekan secara berkala. Setelah memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan kode keamanan, Anda akan mendapatkan informasi terbaru mengenai status penerimaan BSU.

Related Post
"Anda telah ditetapkan sebagai penerima BSU pada batch 4. Silakan tunggu proses penyaluran melalui Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN), Bank Syariah Indonesia, dan PT Pos Indonesia," demikian bunyi notifikasi yang diterima oleh calon penerima BSU.
Salah seorang pekerja, Yulianti, mengaku telah menerima notifikasi pencairan BSU tahap 4 sejak 14 Juli 2025. "Alhamdulillah cek Pospay sudah bisa langsung masuk sampai ke barcode. Foto KTP, isi data, QR code langsung ada. Alhamdulillah," ujarnya kepada mediaseruni.co.id, Selasa (15/7/2025).
Kemnaker mengimbau para pekerja untuk bersabar dan terus memantau status pembayaran melalui situs web resmi. Bagi penerima yang berdomisili di Aceh, penyaluran dana BSU dilakukan melalui Bank Himbara dan Bank BSI. Sementara bagi yang tidak memiliki rekening bank tersebut, pencairan akan dilakukan melalui PT Pos Indonesia dengan sistem open payment yang dapat dicek melalui aplikasi Pospay.
Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga, menjelaskan bahwa penggunaan aplikasi Pospay merupakan bagian dari upaya digitalisasi sistem bantuan pemerintah agar lebih efisien dan tepat sasaran. "Kami ingin pencairan BSU tahun ini berjalan lebih efisien. Jadi, kalau tahap 1 dan 2 rekening bermasalah, maka bisa melalui aplikasi Pospay," pungkasnya.









Tinggalkan komentar