Harta Misterius Epstein: Pulau Pribadi, Triliunan, & Daftar Elite!

JAKARTA – Skandal yang melibatkan mendiang miliarder Jeffrey Epstein kembali memanas seiring dengan rilisnya dokumen-dokumen baru oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat. Kekayaan fantastisnya, yang mencakup dua pulau pribadi di Karibia, kini menjadi sorotan utama dalam pusaran kontroversi "Epstein Files" yang mengguncang jagat ekonomi dan politik global.

Gambar Istimewa : img.okezone.com

Pada akhir Januari lalu, Departemen Kehakiman (DOJ) Amerika Serikat merilis jutaan dokumen baru yang berkaitan dengan mendiang miliarder sekaligus terpidana kejahatan seksual, Jeffrey Epstein. Rilis dokumen ini, yang mencakup tiga juta halaman, 180.000 gambar, dan 2.000 video, sontak memicu gelombang skandal baru dengan terungkapnya sejumlah nama tokoh terkemuka dunia. Implikasinya meluas, tidak hanya ke ranah hukum dan sosial, tetapi juga mengguncang reputasi dan stabilitas ekonomi sejumlah figur berpengaruh.

COLLABMEDIANET

Related Post

Menurut laporan Forbes yang dikutip oleh mediaseruni.co.id, kekayaan bersih Epstein saat kematiannya pada tahun 2019 diperkirakan mencapai hampir USD600 juta, atau setara dengan sekitar Rp10,08 triliun (dengan asumsi kurs Rp16.800 per USD). Sumber pundi-pundi kekayaan Jeffrey Epstein, yang dikenal gemar mengoleksi properti mewah, sebagian besar berasal dari hubungan dengan dua klien miliarder kaya, ditambah dengan pemanfaatan keringanan pajak yang signifikan, mengindikasikan struktur finansial yang kompleks dan terencana.

Di tengah kemewahan yang ia bangun, Epstein diketahui memiliki dua pulau pribadi di Kepulauan Virgin AS (US Virgin Islands) di Karibia, yang kini dikenal dengan julukan mengerikan "Epstein Island" atau "Pedophile Island". Pulau-pulau ini bukan sekadar aset properti biasa, melainkan menjadi saksi bisu dugaan kejahatan yang tersembunyi di balik panorama eksotis.

Pulau utama, Little St. James (LSJ), seluas sekitar 70-78 hektar, diakuisisi Epstein pada tahun 1998 dengan nilai USD8 juta. Pulau ini berfungsi sebagai kediaman utamanya, lengkap dengan vila mewah, fasilitas tersembunyi, dan diduga kuat menjadi lokasi sentral praktik perdagangan seksual terhadap anak di bawah umur. Selain itu, terdapat Great St. James (GSJ), pulau yang berdekatan dengan luas sekitar 165 hektar (67 ha), menambah daftar kepemilikan properti sang miliarder.

Pada saat kematiannya yang kontroversial di tahun 2019, Jeffrey Epstein meninggalkan warisan kekayaan yang mencengangkan. Catatan harta warisannya, seperti yang dilansir Forbes dan diberitakan oleh mediaseruni.co.id, menunjukkan total kekayaan mencapai USD578 juta atau setara Rp9,7 triliun. Angka ini terdiri dari koleksi rumah mewah di berbagai lokasi strategis, dua pulau pribadinya di Karibia, serta aset likuid berupa uang tunai dan investasi senilai USD380 juta. Penangkapan Epstein atas tuduhan perdagangan seks pada Juli 2019, diikuti oleh kematiannya yang dinyatakan bunuh diri di penjara beberapa pekan kemudian, hingga kini masih diselimuti misteri. Banyak pihak menduga kuat bahwa kematiannya penuh kejanggalan, mengarah pada spekulasi bahwa Epstein ‘disingkirkan’ untuk melindungi tokoh-tokoh berpengaruh yang namanya tercantum dalam daftar hitamnya, sebuah konspirasi yang terus menghantui elite global.


Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar