31.1 C
Jakarta
Minggu, Februari 5, 2023
BKD Pemalang
HUT Kabupaten Pemalang

Bedah Cesar Bayi Omnibus Law

PENGUMUMAN: Telah lahir bayi prematur. Seorang bayi besar hasil rekayasa bedah cesar bernana Omnibus Law. Bayi raksasa mirip robot hasil cesar tengah malam lahir dari seorang bapak yang bernama legislatif dan ibunya bernama eksekutif.

Bayi Omnibus ini masih sangat premature sehingga perlu di bedah cepat oleh Rumah Legislatif.

Omnibus Law lahir saat perut kosong: Saat para pekerja banyak di PHK, saat pekerja marginal tidak berdaya dan saat angkatan kerja baru tidak jelas nasibnya, serta harapan rakyat untuk keluar dari resesi ekonomi yang perkembangan akibat dari resesi dan pandemi yang tidak jelas apa solusinya dan kapan selesainya.

Perut masyarakat sudah kosong, dapur mereka sudah tidak mengepul lagi. Jutaan perut melilit tandanya rakyat menderita.

Bayi omnibus seperti hantu: Lahir tengah malam, draf tidak jelas, DIM ( Daftat Inventori masalah) juga tumpang tindih, katanya sudah final atau semi final. Sampai hari ini draf asli tidak ada dan tidak dipublis, pemerintah menuduh yang di luar Hoak sementara masyarakat menuduh pemerintah dan DPR yang Hoak.

Jadi Omnibuslaw atau UU CK (Cipta Kerja) ini mirip hantu, tidak jelas jenis kelaminnya, hampir ribuan halaman dari gabungan hampir seratus peraturan, mirip robot robocop, yang penting bisa dipasang. Syarat kepentingan pengusaha papan atas terpuaskan dan aspirasi buruh dan pekerja dikesampingkan.

Bayi adopsi negara lain : bayi ini sebenarnya hanya mengadopsi negara lain. Bayi ini sejatinya bukan konsep baru.
Di negara- negara yang sudah mempraktekan Omnibus law seperti negara Irlandia, Filipina, Kanada, Turki dan Selandia Baru tampak hanya menguntungkan para penguasa dan pengusaha. Sementara kaum proletan pekerja dan buruh masih tetap termarjinalkan, jadi nasib buruh dan pekerja disana tetap saja nasibnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Stay Connected

2,411FansSuka
146PengikutMengikuti
48PengikutMengikuti

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: