Keputusan fundamental ini diambil demi memangkas birokrasi yang selama ini dianggap berbelit serta memperkuat daya saing perseroan di industri pangan nasional. Perombakan portofolio anak usaha ini merupakan bagian dari akselerasi transformasi ID Food menuju entitas TradingCo yang lebih solid dan terintegrasi.
"Perampingan ini harus kami dorong dan lakukan secara serius dan fundamental. Transformasi ID Food tidak boleh sekadar restrukturisasi perusahaan di atas kertas tetapi juga harus mencakup pembenahan sistem penguatan tata kelola hingga perbaikan kultur dan mentalitas organisasi," tegas Dony Oskaria Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia.

Dony menambahkan BP BUMN bersama Danantara Indonesia terus mengawal proses transformasi ID Food agar berjalan menyeluruh. Selain restrukturisasi struktur korporasi pembenahan juga menyasar evaluasi model bisnis secara radikal. Tujuannya agar perseroan mampu menjawab dinamika kebutuhan pasar yang terus berubah. Komitmen pemangkasan struktur anak usaha ini telah disampaikan secara resmi oleh manajemen ID Food dalam pertemuan dengan para pemangku kepentingan baru baru ini.

Related Post









Tinggalkan komentar