Rupiah Menggila Terbang Tinggi Ada Apa

Rupiah Menggila Terbang Tinggi Ada Apa

mediaseruni.co.id – Mata uang Garuda kembali menunjukkan taringnya pada pembukaan perdagangan Jumat pagi. Rupiah melonjak perkasa terhadap dolar Amerika Serikat mengawali sesi di level Rp17.720 per dolar AS, mencatatkan penguatan signifikan sebesar 0,11 persen. Kenaikan ini sontak memicu pertanyaan di kalangan pelaku pasar tentang faktor-faktor pendorong di baliknya.

Kekuatan rupiah tak lepas dari meredanya tekanan pada imbal hasil obligasi pemerintah AS di pasar global. Selain itu, sentimen positif juga datang dari langkah konkret pemerintah Indonesia yang berkomitmen menjaga stabilitas fiskal lewat restrukturisasi subsidi energi di dalam negeri. Pasar menyambut baik upaya ini sebagai sinyal positif bagi kesehatan ekonomi nasional.

Rupiah Menggila Terbang Tinggi Ada Apa
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menurut analisis Ibrahim Assuaibi, seorang pakar ekonomi dan pasar uang, pergerakan rupiah diuntungkan oleh penurunan ongkos pinjaman jangka panjang di Amerika Serikat. Namun, ia mengingatkan bahwa gejolak geopolitik dunia, khususnya ketegangan di kawasan Timur Tengah terkait isu blokade Selat Hormuz, serta kebijakan ketat bank sentral AS masih membayangi dan perlu dicermati.

COLLABMEDIANET

Ibrahim menjelaskan, pasar juga mencermati langkah Departemen Keuangan AS yang memperluas program pembelian kembali obligasi jangka panjang guna menekan biaya utang. Efeknya, imbal hasil obligasi Treasury AS tenor 10 tahun anjlok lebih dari 5 basis poin dan tenor 30 tahun merosot nyaris 9 basis poin demi menjaga likuiditas pasar.

Di sisi lain, notulensi rapat Federal Reserve The Fed bulan Juli mengungkap bahwa beberapa pembuat kebijakan masih mempertimbangkan kenaikan suku bunga jika inflasi belum terkendali. Pada pertemuan sebelumnya, The Fed mempertahankan suku bunga acuan Federal Funds Rate di kisaran 3,5% hingga 3,75%, meskipun ada anggota yang mendesak tindakan lebih agresif untuk mengembalikan inflasi sesuai target. Dinamika ini terus menjadi perhatian utama investor global.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar