Dompet Terancam? Harga BBM Seluruh Operator Kompak Melonjak!

Dompet Terancam? Harga BBM Seluruh Operator Kompak Melonjak!

Awal bulan Maret 2026 membawa kabar yang kurang menggembirakan bagi para pengendara di Indonesia. Sejak Minggu, 1 Maret 2026, seluruh penyedia bahan bakar minyak (BBM) utama di Tanah Air, mulai dari Pertamina, Shell, BP, hingga Vivo, secara serentak melakukan penyesuaian harga ke atas. Kenaikan ini diprediksi akan memberikan dampak signifikan terhadap anggaran rumah tangga dan biaya operasional bisnis.

Fenomena kenaikan harga BBM yang terjadi secara bersamaan ini mengindikasikan adanya dinamika pasar global atau penyesuaian biaya operasional yang memengaruhi seluruh pemain industri. Meskipun demikian, pemerintah tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga komoditas energi.

Dompet Terancam? Harga BBM Seluruh Operator Kompak Melonjak!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

PT Pertamina (Persero) turut menyesuaikan harga produk non-subsidinya. Pertamax kini dibanderol Rp12.300 per liter, naik dari harga sebelumnya Rp11.800. Pertamax Turbo juga mengalami kenaikan dari Rp12.700 menjadi Rp13.100 per liter. Sementara itu, Pertamax Green ditetapkan pada harga Rp12.900 per liter. Untuk jenis diesel, Dexlite naik menjadi Rp14.200 per liter, dan Pertamina Dex menjadi Rp14.500 per liter. Penting untuk dicatat bahwa harga Pertalite tetap stabil di Rp10.000 per liter dan Solar Subsidi di Rp6.800 per liter.

COLLABMEDIANET

Operator asal Belanda, Shell, juga tidak ketinggalan dalam melakukan penyesuaian tarif. Shell Super kini dijual seharga Rp12.390 per liter, meningkat dari Rp12.050 per liter pada Februari 2026. Kenaikan yang cukup terasa juga terjadi pada V-Power Diesel, yang melonjak dari Rp13.600 menjadi Rp14.620 per liter.

BP, penyedia BBM asal Inggris, mengikuti tren serupa. BP 92 kini dihargai Rp12.390 per liter, dari sebelumnya Rp12.050 per liter. BP Ultimate juga mengalami kenaikan dari Rp12.500 menjadi Rp12.920 per liter. Produk diesel premium mereka, BP Ultimate Diesel, kini mencapai Rp14.620 per liter, naik dari Rp13.600 per liter.

SPBU Vivo juga merilis daftar harga baru per 1 Maret 2026. Revvo 92 kini dijual Rp12.390 per liter, dari sebelumnya Rp12.050 per liter. Revvo 95 naik menjadi Rp12.930 per liter dari Rp12.500 per liter. Sementara itu, Diesel Primus mengalami kenaikan signifikan dari Rp13.600 menjadi Rp14.610 per liter.

Dengan adanya penyesuaian harga ini, masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam mengelola pengeluaran. Kenaikan harga BBM non-subsidi ini berlaku efektif sejak 1 Maret 2026 dan menjadi patokan harga yang berlaku pada hari ini, Senin (2/3/2026), sebagaimana dilaporkan oleh mediaseruni.co.id. Dinamika harga energi ini akan terus menjadi sorotan utama bagi sektor ekonomi dan daya beli konsumen di masa mendatang.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar