Terungkap! Dua Wilayah Ini Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi RI 2025

Terungkap! Dua Wilayah Ini Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi RI 2025

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) baru-baru ini merilis data makroekonomi yang menyoroti peran sentral Pulau Jawa dan Sulawesi sebagai lokomotif utama pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa kedua wilayah ini menjadi kontributor signifikan di balik capaian pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal IV-2025 yang menyentuh angka 5,39 persen, serta pertumbuhan kumulatif sepanjang tahun 2025 yang mencapai 5,11 persen.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, dalam konferensi pers resmi di Jakarta, Kamis (5/2/2026), menegaskan bahwa meskipun dinamika ekonomi tersebar merata di seluruh penjuru negeri, Jawa dan Sulawesi secara konsisten menunjukkan performa yang melampaui rata-rata nasional. "Secara spasial, ekonomi memang tetap tumbuh di seluruh wilayah Indonesia. Namun, kontribusi dan laju pertumbuhan di Pulau Jawa dan Sulawesi berada di atas rata-rata ekonomi nasional," jelas Amalia.

Terungkap! Dua Wilayah Ini Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi RI 2025
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dominasi Jawa, Kejutan Sulawesi

COLLABMEDIANET

Related Post

Secara spesifik, Pulau Jawa mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,30 persen, sementara Pulau Sulawesi tampil lebih impresif dengan angka 6,23 persen. Kedua angka ini tidak hanya menunjukkan vitalitas ekonomi yang kuat di kedua wilayah tersebut, tetapi juga mengindikasikan adanya pergeseran atau penguatan pusat-pusat pertumbuhan baru di luar Jawa.

Kontribusi Pulau Jawa terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional tetap dominan, mencapai 56,93 persen. Angka ini mengukuhkan posisinya sebagai pusat gravitasi ekonomi Indonesia. Diikuti oleh Pulau Sumatera dengan kontribusi sebesar 22,22 persen, menunjukkan bahwa kedua pulau besar ini masih menjadi penopang utama perekonomian nasional.

Sektor Penggerak di Berbagai Wilayah

Analisis lebih mendalam dari BPS juga mengungkap sektor-sektor kunci yang menjadi penopang pertumbuhan di berbagai wilayah:

  • Sumatera: Sektor pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan menjadi tulang punggung ekonomi. Sumatera Utara menjadi provinsi penyumbang terbesar di wilayah ini, dengan andil pertumbuhan mencapai 1,05 persen.
  • Jawa: Industri pengolahan, perdagangan, serta informasi dan komunikasi menjadi motor utama. DKI Jakarta memimpin dengan kontribusi pertumbuhan sebesar 1,46 persen, mencerminkan peran ibu kota sebagai pusat bisnis dan jasa.
  • Bali dan Nusa Tenggara: Sektor industri pengolahan, akomodasi dan makan minum, serta perdagangan menjadi pendorong utama. Bali sendiri menjadi provinsi dengan andil pertumbuhan tertinggi, mencapai 2,75 persen, mengindikasikan pemulihan sektor pariwisata yang signifikan.
  • Kalimantan: Pertumbuhan ekonomi ditopang oleh industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian, mencerminkan kekayaan sumber daya alam dan potensi hilirisasi.
  • Sulawesi: Sebagai salah satu primadona pertumbuhan, sektor industri pengolahan, pertanian, dan perdagangan menunjukkan kinerja solid, menandakan diversifikasi ekonomi yang mulai berkembang.
  • Maluku dan Papua: Wilayah ini mengandalkan industri pengolahan, pertambangan, dan perdagangan sebagai sumber pertumbuhan utamanya, dengan sektor pertambangan yang masih memegang peranan krusial.

Data BPS ini menggarisbawahi pentingnya diversifikasi ekonomi regional dan peran strategis beberapa pulau dalam menjaga momentum pertumbuhan nasional. Keberhasilan Jawa dan Sulawesi melampaui rata-rata nasional menjadi sinyal positif bagi prospek ekonomi Indonesia di masa mendatang, sekaligus menyoroti potensi besar yang masih bisa digali di luar pusat-pusat ekonomi tradisional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar