Jakarta, Mediaseruni.co.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendapatkan alokasi anggaran fantastis sebesar Rp118,5 triliun untuk Tahun Anggaran (TA) 2026. Angka ini melonjak signifikan dibandingkan pagu indikatif awal yang hanya Rp70,86 triliun. Kenaikan sebesar Rp47,64 triliun ini mengindikasikan fokus pemerintah pada pembangunan infrastruktur yang masif di masa depan.
Menurut keterangan resmi Kementerian PU, penambahan anggaran ini diprioritaskan untuk mendukung program-program unggulan Presiden terpilih, Prabowo Subianto. Program-program tersebut meliputi swasembada pangan, percepatan pembangunan infrastruktur jalan daerah melalui Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah, serta peningkatan kualitas pendidikan melalui program Sekolah Rakyat. Selain itu, anggaran ini juga akan digunakan untuk menunjang tugas dan fungsi utama Kementerian PU dalam menyediakan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan.
"Prinsipnya, anggaran ini dialokasikan secara strategis untuk melanjutkan dan meningkatkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, dengan tujuan utama mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," ujar perwakilan Kementerian PU dalam Rapat Kerja Bersama Komisi V DPR RI, Selasa (16/1/2025).

Related Post
Alokasi anggaran sebesar Rp118,5 triliun ini akan didistribusikan ke berbagai unit organisasi di bawah Kementerian PU. Sekretariat Jenderal akan menerima Rp576,85 miliar, Inspektorat Jenderal Rp107,81 miliar, Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air Rp34,73 triliun, Ditjen Bina Marga Rp45,61 triliun, Ditjen Cipta Karya Rp12,03 triliun, dan Ditjen Prasarana Strategis Rp24,10 triliun.
Dengan kucuran dana yang signifikan ini, diharapkan pembangunan infrastruktur di Indonesia dapat semakin dipercepat dan merata, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.









Tinggalkan komentar