Surakarta, mediaseruni.co.id – Presiden Prabowo Subianto melontarkan sindiran pedas terkait praktik pengambilan kekayaan Indonesia oleh oknum-oknum serakah. Dalam forum Kongres PSI di UMS, Jawa Tengah, Prabowo menyebut fenomena ini sebagai "serakahnomics".
"Kekayaan kita luar biasa, tapi ‘maling’ juga luar biasa," ujar Prabowo dengan nada prihatin. Ia menyayangkan tindakan yang berulang meski telah diperingatkan.
Menurut Prabowo, "serakahnomics" adalah perilaku ekonomi yang tidak berdasar pada teori ekonomi yang lazim. Ia menegaskan bahwa keserakahan ini telah melampaui batas akal sehat.

Related Post
Fakta-fakta ‘Serakahnomics’ yang Diungkap Prabowo:
- Bukan Teori Ekonomi: Prabowo menekankan bahwa keserakahan dalam ekonomi bukanlah bagian dari teori ekonomi yang dikenal, baik secara akademis maupun dalam praktik kebijakan.
- Fenomena Baru: Prabowo menyebut "serakahnomics" sebagai mazhab baru dalam ekonomi, yang ditandai dengan perilaku serakah yang merugikan negara.
- Kritik Pedas: Prabowo mengkritik keras para pelaku "serakahnomics" yang terus melakukan tindakan koruptif meski sudah diperingatkan berulang kali.
- Kerugian Negara: Praktik "serakahnomics" menyebabkan hilangnya kekayaan negara yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan rakyat.
- Tantangan Pemberantasan: Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus memerangi praktik "serakahnomics" dan memastikan kekayaan negara dikelola dengan baik.
Pernyataan Prabowo ini memicu perdebatan hangat di kalangan ekonom dan pengamat politik. Banyak yang mendukung langkah tegas pemerintah dalam memberantas korupsi dan praktik ekonomi yang merugikan negara.









Tinggalkan komentar