mediaseruni.co.id – Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan sebuah langkah strategis untuk mempercepat hilirisasi teknologi dalam negeri melalui gelaran Forum Bisnis Paten Indonesia (FBPI) 2026. Acara berskala besar ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 3 hingga 5 November 2026, bertempat di Jakarta International Convention Center (JCC), Jakarta. Forum ini dirancang sebagai titik temu krusial antara para penemu (inventor) dengan sektor industri serta para investor global.
Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Hermansyah Siregar, menekankan bahwa keberadaan paten tidak boleh berhenti hanya pada aspek perlindungan hukum semata. Menurutnya, sebuah paten baru akan memiliki nilai strategis yang sesungguhnya apabila teknologi yang dilindungi tersebut mampu menjawab tantangan pasar dan diubah menjadi nilai ekonomi yang nyata. Oleh karena itu, sinergi antara dunia riset dan dunia usaha menjadi kunci utama agar inovasi tidak hanya berakhir di laboratorium.

"Paten tidak cukup hanya memperoleh perlindungan hukum, tetapi juga perlu dimanfaatkan agar memberikan nilai tambah. Melalui Forum Bisnis Paten Indonesia, kami ingin mempertemukan inventor dengan industri dan investor sehingga inovasi dalam negeri memiliki kesempatan lebih besar untuk dikembangkan dan dikomersialisasikan," ungkap Hermansyah dalam keterangannya.

Related Post
Mengusung tema besar "Paten Penggerak Ekonomi Kerakyatan", FBPI 2026 akan menyuguhkan berbagai agenda menarik yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara potensi inovasi nasional dengan kebutuhan industri. Forum ini tidak hanya sekadar ajang pameran, melainkan sebuah ekosistem bisnis yang komprehensif.
Beberapa zona utama yang akan tersedia dalam forum ini meliputi area pameran inventor, zona investasi dan industri, serta layanan khusus terkait kekayaan intelektual. Selain itu, terdapat pula innovation showcase yang akan memamerkan berbagai temuan teknologi mutakhir yang siap untuk dikembangkan lebih lanjut ke skala industri.
Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah Patent Townhall Pitching. Sesi ini memberikan panggung bagi para pelaku industri untuk secara langsung menyampaikan kebutuhan teknologi mereka kepada perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Fokus utama yang akan dibahas mencakup sektor-sektor strategis masa depan, seperti teknologi otomotif dan kendaraan listrik (EV), serta sektor elektronika dan Internet of Things (IoT).
Bagi para pelaku industri, ajang ini merupakan peluang emas untuk mencari alternatif teknologi baru guna meningkatkan efisiensi produksi atau menjajaki pengembangan produk berbasis riset lokal. Di sisi lain, para investor dapat memanfaatkan momentum ini untuk memetakan potensi teknologi yang memiliki prospek keuntungan tinggi dan relevan dengan tren pasar global. Dengan adanya forum ini, diharapkan tercipta kolaborasi yang kuat antara akademisi, peneliti, dan pengusaha demi memperkuat kedaulatan teknologi nasional.








Tinggalkan komentar