mediaseruni.co.id – Dunia kerja dan lingkungan militer tengah diselimuti duka mendalam. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kementerian Ekonomi Kreatif, Vanreko Varkas Bagaskara, dilaporkan meninggal dunia saat tengah menjalani Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). Peristiwa memilukan ini terjadi di kawasan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu (26/9).
Berdasarkan informasi medis yang dihimpun, insiden bermula pada Jumat pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, Vanreko baru saja menuntaskan sesi pertama dalam rangkaian penutupan latihan. Namun, tepat sebelum memasuki sesi latihan kedua, kondisi fisiknya tiba-tiba menurun drastis. Almarhum sempat mengeluhkan pandangan yang menggelap disertai rasa pusing yang hebat sebelum akhirnya kehilangan kesadaran di lokasi latihan.

Kepala RSAU dr. Esnawan Antariksa, Kolonel Kes dr. Iman Fathurrohman, menjelaskan bahwa tim kesehatan dari Pusdikkes yang bertugas di lapangan segera mengambil tindakan darurat. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa Vanreko mengalami serangan heatstroke atau sengatan panas yang ekstrem. Kondisi ini dipicu oleh kombinasi antara kelelahan fisik yang berat dan paparan cuaca panas yang tidak tertahankan, yang kemudian menyebabkan hipotensi serta lonjakan suhu tubuh secara signifikan.

Related Post
Tim medis di lokasi sempat melakukan upaya penyelamatan intensif, mulai dari pemberian kompres dingin untuk menurunkan suhu tubuh, resusitasi cairan melalui infus, hingga pemberian bantuan oksigen. Tak berselang lama, korban segera dilarikan ke IGD RSAU dr. Esnawan Antariksa untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sempat ada harapan bagi kesembuhan almarhum. Pada observasi awal hingga Jumat malam, kondisi Vanreko dilaporkan menunjukkan perkembangan positif. Ia sempat sadar kembali dan menunjukkan respons refleks yang stabil. Namun, takdir berkata lain. Pada Sabtu dini hari sekitar pukul 04.30 WIB, kondisi kesehatan Vanreko kembali merosot tajam. Ia mengalami kejang berulang yang menyebabkan penurunan kesadaran kembali, sebuah komplikasi sistemik serius akibat dampak heatstroke terhadap organ-organ vital tubuh.
Melihat kondisi yang semakin kritis, tim medis segera berkoordinasi untuk merujuk korban ke RSPAD Gatot Soebroto guna mendapatkan perawatan neuro-intensive care. Dengan menggunakan ambulans standar ICU yang dilengkapi fasilitas lengkap, Vanreko dibawa di bawah pengawalan ketat tim medis dan personel POM AU.
Setibanya di RSPAD Gatot Soebroto pada siang hari, tim dokter spesialis langsung melakukan tindakan intensif, termasuk pemeriksaan CT Scan kepala. Meski seluruh tim medis gabungan dari Pusdikkes, RSAU, hingga RSPAD telah mengerahkan segala upaya medis terbaik untuk menyelamatkan nyawa almarhum, Vanreko akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Pihak Kementerian Pertahanan menyatakan rasa duka cita yang mendalam atas kehilangan sosok patriot muda ini. Sebagai bentuk penghormatan terakhir, seluruh proses pemulasaraan jenazah, mulai dari pengurusan hingga pendampingan keluarga, akan sepenuhnya difasilitasi oleh Kementerian Pertahanan bersama Kementerian Ekonomi Kreatif. Almarhum dikenang sebagai sosok ASN yang memiliki dedikasi tinggi dan semangat bela negara yang luar biasa.









Tinggalkan komentar