mediaseruni.co.id – Indonesia bersiap membawa misi besar ke Konferensi Perubahan Iklim PBB COP31 yang akan digelar di Antalya Turki. Delegasi Tanah Air siap menggebrak forum internasional dengan agenda strategis seputar pendanaan iklim transisi energi dan pertumbuhan ekonomi hijau yang berkelanjutan.
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat telah menyampaikan posisi krusial ini dalam Dialog Pemimpin Interaktif di KTT Iklim 2026. Acara tersebut merupakan bagian dari Sidang Majelis Umum PBB ke-81 yang digelar di Markas Besar PBB New York. Pertemuan tingkat tinggi ini fokus pada tiga isu mendesak yakni akselerasi penurunan emisi dan transisi yang adil perluasan akses pembiayaan terjangkau bagi negara berkembang serta penguatan adaptasi dan ketahanan iklim demi melindungi masyarakat dari risiko global.

Jumhur Hidayat menegaskan bahwa Kesepakatan Paris tetap menjadi panduan utama. Namun dengan semakin sempitnya peluang menjaga kenaikan suhu bumi di bawah 1,5 derajat Celsius Indonesia menyerukan langkah nyata. Ia menekankan pentingnya menjembatani komitmen global menjadi aksi konkret berlandaskan keadilan dan prinsip tanggung jawab bersama yang disesuaikan dengan kapasitas masing-masing negara.

Related Post
Komitmen Indonesia tercermin dalam Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional NDC menuju target nol emisi bersih pada 2060 atau lebih cepat. Pemerintah berkeyakinan bahwa upaya mengatasi perubahan iklim harus berjalan seiring dengan kemajuan ekonomi ketahanan energi pengentasan kemiskinan dan peningkatan daya tahan komunitas. Ini menunjukkan pendekatan holistik yang diusung Indonesia di panggung dunia.









Tinggalkan komentar