mediaseruni.co.id – Pemerintah Indonesia siap menggelontorkan dana fantastis untuk sektor pendidikan pada tahun 2027 jumlahnya mencapai Rp824 triliun sebuah langkah besar yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto
Visi utama adalah mewujudkan pemerataan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi seluruh anak bangsa dari jenjang taman kanak-kanak hingga wacana pembebasan biaya kuliah di perguruan tinggi negeri

Menteri Keuangan Suahasil Nazara memaparkan bahwa alokasi dana Rp824 triliun tersebut tersebar ke berbagai sektor pemerintahan baik di level pusat maupun yang disalurkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah APBD

Related Post
Dana pusat ini berasal dari beragam kementerian termasuk Kementerian Pendidikan Kementerian Pendidikan Tinggi Kementerian Agama serta beberapa kementerian lain yang cakupannya lebih kecil terang Suahasil dalam sebuah kesempatan pada tahun 2026
Suahasil juga menyatakan bahwa pemerintah kini sedang mengkaji secara komprehensif efektivitas pemanfaatan anggaran pendidikan wajib sebesar 20 persen dari APBN
Kajian ini berfokus pada indikator pencapaian konkret seperti Angka Partisipasi Kasar APK Angka Partisipasi Murni APM bahkan skor Programme for International Student Assessment PISA
Pemerintah ingin melihat bagaimana desain programnya serta bagaimana hasil nyata dari sistem pendidikan setelah implementasi anggaran 20 persen tersebut Indikator kinerja yang ada meliputi angka partisipasi kasar angka partisipasi murni skor PISA dan lain-lain jelas Suahasil
Menanggapi situasi ini Presiden Prabowo memerintahkan penyusunan sebuah rancangan besar pendidikan nasional yang lebih terstruktur Tujuannya agar penggunaan dana triliunan rupiah ini dapat memberikan dampak serta manfaat maksimal bagi peningkatan daya saing bangsa









Tinggalkan komentar