31.7 C
Jakarta
Jumat, Januari 27, 2023

UMK Karawang Disebut Tertinggi Apa Kata Wakil Ketua SPSI Karawang

KARAWANG, MEDIASERUNI.COM – Idealnya Upah Minimum Kabupaten (UMK) Karawang bisa menyamai negara Vietnam yang sudah mencapai Rp 10 juta, meski untuk ukuran Asia angka sebesar itu masih dinilai yang terkecil.

“Kalau untuk tingkat Asia UMK di Karawang yang paling kecil. Vietnam saja sudah diatas Rp 10 juta,” ucap Wakil Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Karawang H. Suparno Prapto Sudarmo, Minggu (10/11/2019).

Dikatakan Suparno UMK Karawang saat ini mencapai Rp 4,9 juta sebetulnya hanya sebatas jaringan pengaman saja, karena peruntukannya cuma buat pekerja berstatus lajang. “Kalau mengacu kepada standar kebutuhan UMK Karawang bukan buat pekerja yang sudah berkeluarga, tetapi untuk pekerja yang masih lajang dengan item kebutuhan makan, sewa kontrakan, cicilan kredit motor dan bahan bakarnya,” jelas Suparno tanpa menyebutkan belasan kebutuhan lainnya.

Jadi amat logis, kata Suparno, jika sampai saat ini buruh pun masih terus berjuang untuk mencapai tingkat aman hidup di Karawang. Ada yang bilang kalau upah buruh Karawang tinggi maka Karawang bisa bangkrut karena banyak perusahaan yang tidak mampu. Sebetulnya tidak seperti itu, jelas Suparno. Perusahaan-perusahaan yang besar seperti otomotif tidak masalah, justru mereka menunggu upah sektoral itu bisa kapan turunnya.

Kalaupun ada perusahaan yang keberatan itu di sektor tekstil sandang dan kulit (TSK). Kalau TSK kan semacam padat karya dengan karyawan yang banyak. Itu pun urusannya diserahkan kembali kepada serikat pekerja di perusahaan bersangkutan supaya bisa merundingkan dengan pihak perusahaan. Bagaimana hasilnya, sebut Suparno, nanti pada akhirnya pun tetap berdasarkan mufakat juga.

“Kalau tidak mampu kan ada laporannya menyatakan ketidakmampuannya, tetapi kan tidak seperti itu. Mengaku tidak mampu tapi malah buka cabang dimana-mana,” tandas Suparno lagi, sambil menambahkan sebetulnya yang bikin susah perusahaan di Karawang bukan serikat pekerja tetapi birokrasi yang ‘njelimet’ sebab kalau birokrasinya dipermudah semua akan baik-baik saja. (ari)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Stay Connected

2,411FansSuka
146PengikutMengikuti
27PengikutMengikuti

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: