25 C
Jakarta
Jumat, Januari 27, 2023

Tega Banget Hape Kuli Bangunan pun Diembat Malingnya Sempat Ditelepon

TELUKJAMBE BARAT, MEDIASERUNI.COM – Cen Cen (31) kuli bangunan asal Kabupaten Purwakarta ini nasibnya memang sial. Niatnya punya hape cuma supaya bisa berkomunikasi dengan saudara-saudaranya di tempat asalnya. Tapi apa mau dikata, satu-satunya alat bantu berkomunikasinya itu malah lenyap disikat maling setelah rumah yang direnovasinya dibobol si maling.

Peristiwa nahas itu terjadi Jumat (22/11/2019) dini hari ketika Cen Cen dan sejumlah kuli bangunan lainnya sedang tertidur lelap di rumah yang sedang direnovasinya di Kampung Cisalak Utara RT 11/04 Desa Margakaya Kecamatan Telukjambe Barat. Malingnya masuk lewat jendela depan setelah terlebih dahulu merusak engsel jendela. Saat kejadian Cen Cen dan teman-temannya sempat terjaga karena tersentak ketika mendengar suara keras bluetooth yang mati mendadak.

Malah Hasan (30) teman Cen Cen sempat menyaksikan si maling dan temannya melompat keluar jendela. “Kejadian perkiraan saya sekitar jam 04.00 Wib. Hape teman saya lagi di charge dekat steker listrik. Hape itu yang diambil, dan satu lagi dekat meja. Hape yang tersambung ke speaker aktif bluetooth mati mendadak hingga membuat speaker keluarkan bunyi keras,” ucap Hasan, Sabtu (23/11/2019).

Hasan kaget dan melongok ke depan, saat itu dia menyaksikan malingnya melompat ke luar jendela dan kabur. “Saya liat mereka loncat dan meninggalkan sendal disini,” terang Hasan menuturkan malingnya lebih dari satu orang. Hasan menduga malingnya bukan orang jauh karena sudah tahu persis dimana para pekerja itu tidur dan melakukan aktifitas. “Malah saya langsung menghubungi nomor hape yang hilang tapi sudah tidak aktif.”

Semencara Cen Cen ketika diminta keterangannya hanya mengatakan hape miliknya yang sikat maling diperolehnya dengan cara menabung. Selama ini hape itu digunakannya untuk berkomunikasi dengan sanak keluarganya di Purwakarta. “Ponsel itu saya beli dari uang menabung selama tiga bulan. Tega banget orangnya, padahal kami kan hanya kuli bangunan masakan diembat juga. Padahal saya sangat butuh sekali untuk menghubungi saudara di Purwakarta,” katanya.

BACA JUGA:  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Karawang,Gelar Bedah Buku Tragedi Rawa Gede

Pantauan Mediaseruni.com pelaku membuka kaca jendela dan mengganjal dengan kaos para pekerja, lalu mereka masuk ke dalam bangunan dan mengambil dua hape dari dalam bangunan tersebut. Pelaku kabur tergesa-gesa karena tidak menyangka salah satu hape yang dicurinya keluarkan bunyi keras setelah bluetooth yang tersambung dengan speake aktif dicabut, sehingga tidak sampai menyelamatkan sendalnya yang tertinggal. (yof)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Stay Connected

2,411FansSuka
146PengikutMengikuti
28PengikutMengikuti

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: