25 C
Jakarta
Sabtu, Januari 28, 2023

Satgas Covid 19 Depok Akui Kewalahan Isolasi Ribuan Pasien

DEPOK, MEDIA SERUNI – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyarankan agar pasien covid 19 di depok tidak melakukan isolasi mandiri di rumahnya.

Saat ini jumlah pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing mencapai 1101 orang. Keseluruhannya Pasien Tanpa Gejala. Gubernur khawatir, jika tidak diisolasi di rumah sakit, gedung khusus dan fasilitas negara bisa menjadikan klaster baru keluarga.

“Saat ini yang melakukan isolasi mandiri ada 1.101 orang. Artinya kita memerlukan kapasitas tempat tidur sebanyak itu,” kata juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 (GTPPC) Kota Depok, Dadang, Jumat (9/10/2020).

Namun pemerintah kota sendiri tegas Dadang, tidak sanggup menyediakan tempat tidur sebanyak itu. Karena itu yang dilakukan adalah dengan sistem prioritas. Artinya, tempat isolasi diperuntukkan bagi mereka yang rumahnya tidak memungkinkan untuk dilakukan isolasi mandiri.

“Maka yang harus dilakukan adalah memprioritaskan mereka yang rumahnya tidak memenuhi syarat. Depok sudah menjalankan itu sebelumnya di RS Citra Medika dan RS HGA,” ungkapnya.

Untuk penentuan skala prioritas kata Dadang, dilakukan tracing oleh pihak puskesmas. Karena data yang masuk pada pihaknya tidak melihat status sosial. “Metode kita adalah dilakukan tracing oleh puskesmas terdekat, kemudian dilaporkan ke Kampung Siaga Covid. Kemudian dilakukan penjemputan ke tempat isolasi,” paparnya.

Dikatakan Dadang bahwa kebutuhan tempat isolasi pasien OTG memang sangat urgen. Karena jika tidak disegerakan maka khawatir terbentuk klaster-klaster keluarga baru. Dikatakan bahwa Depok sudah menginisiasi tempat isolasi bagi pasien OTG sejak awal.

“Dengan dua RS di Depok sudah ada MoU sejak beberapa bulan lalu. Di RS Citra Medika sekitar 60 bed, RS HGA sekitar 15 bed,” tandasnya. (Mia Nala Dini)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Stay Connected

2,411FansSuka
146PengikutMengikuti
28PengikutMengikuti

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: