23.9 C
Jakarta
Sabtu, Januari 28, 2023

Pimpinan GMBI dan Pemuda Pancasila Sepakat Berdamai Setelah Baku Hantam

KARAWANG, MEDIASERUNI.COM – Pasca baku hantam massa ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) dan Pemuda Pancasila, pimpinan kedua ormas sepakat berdamai. Bahkan mereka berharap kedepan tidak ada lagi permasalahan.

Pernyataan damai itu terungkap saat mediasi yang digelar Kapolres Karawang AKBP Arief Rahman bersama Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Endang Sumardi S.Sos, Selasa (26/11/2019), sekitar pukul 01.09 Wib, di Aula Mapolres Karawang. Hadir dalam mediasi Kapolres Purwakarta AKBP Martius S.i.k bersama Ketua GMBI Purwakarta H. Elan dan Ketua Pemuda Pancasila Purwakarta Hj. Nina.

Selain pimpinan kedua ormas Purwakarta tersebut, sumber terpercaya Mediaseruni.com menyebutkan, hadir juga pimpinan Pemuda Pancasila Karawang Gunadi dan pimpinan GMBI Karawang M Sayegi, disamping pimpinan sejumlah ormas yang juga diundang seperti ketua LSM NKRI Suparno Uwa, ketua LMP Arwandi Sirodj, ketua Kompak Ahmad Mukron, ketua Gibas Jaya Satrio, Ketua PDIP Karawang Taufik Ismail dan ketua GM FKPPI Verus.

“Kami berharap kepada pihak-pihak yang bertikai, sudahlah kita akhiri jangan sampai diperpanjang, agar menyadari dengan pikiran jernih. Kita semua bersaudara jangan ada ego. Jika ada anak buah di bawah berbuat kurang baik, agar diatur karena ada konsekuensi hukum,” ucap Kapolres Karawang AKBP Arief Rahman.

Kapolres mengatakan itu setelah sebelumnya memperkenalkan diri sebagai kapolres baru di Karawang. Sementara Kapolres Purwakarta AKBP Martius S.i.k berharap kejadian di Purwakarta tidak perlu terjadi di Karawang. “Kejadian di Purwakarta tidak perlu terjadi di wilayah Karawang, yang perlu diselesaikan PP Karawang dengan GMBI Purwakarta, agar mensudahi permasalahan,” tandas Kapolres.

Sementara Dandim 0604/Karawang mengatakan mempersilahkan ormas mencari rejekinya masing-masing tetapi dengan cara yang baik. “Kejadian ini tidak usah diteruskan. Sudahlah berdamai, tetapi aturan tetap ditegakkan, mari kita akhiri perselisihan dengan cara perdamaian,” ucap Dandim.

BACA JUGA:  Gegara Corona Penumpang Angkutan Kota Sepi

Ketua GMBI Purwakarta H Elan sependapat untuk menyudahi persoalan dengan jalan damai. Menurut dia kejadian baku hantam itu tidak perlu terulang dan kumpulnya mereka di ruang pertemuan Mapolres Karawang dapat dijadikan tali silaturahmi. “Mudah-mudahan ada lagi kumpul tapi suasananya acara syukuran,” ucap H. Elan sembari tersenyum.

Ketua Pemuda Pancasila Gunadi hanya mengatakan pada dasarnya baik Pemuda Pancasila maupun GMBI bersaudara. “Info yang berkembang sangat cepat sekali, sehingga menimbulkan keresahan, kami tidak ingin mengulas permasalahan,” ucap Gunadi. Pernyataan ketua PP Karawang diaminkan ketua PP Purwakarta Hj Nina. Bahkan dia berharap kedepan tidak ada lagi permasalahan.

Seperti diketahui baku hantam terjadi akibat masing-masing anggota ormas tidak bisa menahan diri. Awalnya dari kebijakan managemen PT GRC yang memutuskan hubungan kerja (PHK) karyawannya yang memiliki saudara anggota salah satu ormas di wilayah Bekasi. Keputusan tersebut ternyata melebar lantaran keterlibatan petugas keamanan perusahaan yang ternyata juga anggota sebuah ormas. Didahului sikap ketidakpuasan salah satu ormas akhirnya berbuntut pada baku hantam yang melibatkan anggota kedua ormas tersebut. (tim seruni)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Stay Connected

2,411FansSuka
146PengikutMengikuti
28PengikutMengikuti

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: