25 C
Jakarta
Sabtu, Januari 28, 2023

Naskah RPJMD Salah Upload, Sekda Disarankan Lakukan Rotasi Personalia

KARAWANG, MEDIA SERUNI – Sekretariat Daerah Kabupaten Karawang akan melakukan evaluasi terhadap Badan
Perencanaan Daerah dan Bagian Hukum Pemkab Karawang, menyusul salah upload naskah RPJMD Kabupaten Karawang.

Sikap tegas Sekda ini mendapat dukungan
Anggota Komisi I DPRD Indriyani,MH. Indri sapaan akrap Indriyani mengapresiasi langkah yang akan dilakukan Sekda Karawang. “Saya apresiasi kalau Sekda akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap OPD dan ASN Karawang, terutama terkait polemik yang muncul akibat salah upload naskah RPJMD,” kata Indri, Rabu (16/10/2019)

Malah Indri mendesak sekda segera melakukan evaluasi secara komprehensif terutama terhadap bagian hukum pemkab Karawang. “Sudah selayaknya segera dilakukan rotasi terhadap personalia yang ada lingkungan tersebut,” tambah Indri.

Dikatakan Indri, banyak hal yang melatarbelakangi usualan evaluasi ini. Hal yang paling utama adalah makraknya beberapa produk hukum daerah yang belum ada penyelesaian. “Ada banyak Peraturan Daerah (Perda) yang sampai hari ini turunannya berupa Peraturan Bupati (Perbup) belum bisa disyahkan. Padahal perbup tersebut merupakan payung hukum teknis terkait beberapa kegiatan atau program yang harus segera digulirkan,” ucap Indri.

Indri mencontohkan Perda No. 5 Tahun 2015 tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima. Hal itu sampai hari ini sudah hampir 5 tahun Perbupnya belum juga muncul. Padahal ini merupakan payung hukum teknis terkait penataan dan pemberdayaan PKL di Karawang.

Sementara, terang Indri, dinas terkait dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM, Disperindag, Satpol PP maupun dinas teknis lainnya yang diamanati perda untuk melakukan penataan PKL tidak bisa berbuat banyak, karena mekanisme operasionalnya belum juga ada sebagai pijakan mereka untuk melangkah.

“Disatu sisi kita lihat persoalan PKL hari ini luar biasa menjadi satu persoalan buat kita, lahan-lahan parkir sudah berubah fungsi menjadi area PKL, bahu jalan sudah habis untuk mereka berjualan, disatu sisi ketika kita melakukan penertiban mau direlokasi kemana. Bagaimana pembinaaannya, bagaimana pemberdayaannya. Dari mana duitnya, ini yang menjadi persoalan,” tandas Indri.

BACA JUGA:  Tambah 1 Positif Menyusul Suami yang Duluan Diisolasi di RS Paru Jatisari

Untuk itu, tambah Indri, perlu sinergitas yang dipayungi perbup sehingga dinas teknis bisa bekerja secara maksimal. (ibnu)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Stay Connected

2,411FansSuka
146PengikutMengikuti
28PengikutMengikuti

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: