23.9 C
Jakarta
Sabtu, Januari 28, 2023

Febri : Sepahit Apapun Konsekuensinya Korupsi Harus Tetap Diberantas

PADANG, MEDIA SERUNI – Hari ini UU KPK hasil revisi telah berlaku. Di sisi lain, KPK sudah jauh-jauh hari menyebutkan bila UU KPK baru itu berpotensi melemahkan pemberantasan korupsi. Meski demikian KPK telah memastikan tetap bekerja seperti biasa.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di Padang, Sumatera Barat, Kamis (17/10/2019) mengatakan itu. “Pemberantasan korupsi harus jalan terus. Sepahit apa pun konsekuensinya, KPK harus melaksanakan,” ucap Febri melansir detik.com.

Soal tim transisi yang dibentuk KPK untuk mengantisipasi hal-hal yang berpotensi melemahkan pemberantasan korupsi dalam UU baru itu, kembali diingatkan Febri. Setidaknya, disebutkan Febri, ada 26 poin dalam UU KPK baru itu yang dinilai demikian. “Kenapa kami sebut seekstrem itu? Karena memang ada 26 poin yang kami identifikasi. UU itu diubah agar pencegahan lebih kuat, tapi ternyata justru kewenangan pencegahannya dipangkas dan tidak ada yang diperkuat,” kata Febri.

Dikatakan Febri, KPK sudah melakukan identifikasi, kemungkinan penerbitan perppu ada tapi semuanya terpulang kepada Presiden. KPK harus menurunkan secara lebih rinci dari rancangan UU yang ada, apa poin yang lebih detail harus dilakukan untuk meminimalisir kerusakan yang terjadi. KPK sebagai pelaksana undang-undang itu menyerahkan keputusan di tangan Jokowi.

“Kalau pun nanti ada atau tidak ada penyelamatan dari Presiden, misalnya Perppu, terserah Presiden mau melakukan penyelamatan dengan mengeluarkan Perppu atau cara yang lain. Itu merupakan kewenangan Presiden yang harus kami hormati,” sambung Febri.

Namun Febri tetap memberikan catatan seturut dengan kajian dari KPK sebelumnya tentang 26 poin pelemahan pemberantasan korupsi dalam UU KPK baru itu. Febri menyebut upaya pemberantasan korupsi akan lebih berat bila tidak ada langkah penyelamatan dari Jokowi. “Kerja kita untuk melakukan pemberantasan korupsi ke depan akan semakin berat tapi tetap saja, harus semangat,” kata Febri. (tim editor)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Stay Connected

2,411FansSuka
146PengikutMengikuti
28PengikutMengikuti

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: