Jakarta, mediaseruni.co.id – Bursa saham Wall Street memulai perdagangan hari Rabu dengan nada pesimistis. Ketiga indeks utama kompak melemah, menyeret investor ke dalam pusaran kekhawatiran.
Para pelaku pasar kini fokus mencermati laporan keuangan dari sejumlah raksasa ritel. Data ini dianggap krusial untuk mengukur seberapa kuat daya beli konsumen Amerika Serikat saat ini. Selain itu, investor juga bersiap menyambut pertemuan bank sentral AS (The Federal Reserve) yang akan datang.
Dow Jones Industrial Average dibuka naik tipis 0,14% ke level 44.984,33. Namun, S&P 500 justru melemah 0,10% ke 6.405,13, dan Nasdaq Composite terperosok lebih dalam dengan penurunan 0,35% ke 21.239,64.

Related Post
Saham Target menjadi sorotan utama dengan penurunan tajam 10,5% sebelum pembukaan pasar. Hal ini dipicu oleh pengumuman penunjukan CEO baru, serta proyeksi tahunan yang lebih rendah akibat permintaan yang lesu.
Nasib serupa dialami oleh Estee Lauder yang sahamnya merosot 6%. Perusahaan kosmetik ini merevisi turun proyeksi laba tahunannya akibat tekanan tarif impor yang semakin mencekik.
Di sisi lain, Lowe’s berhasil mencuri perhatian dengan kenaikan saham 2,9%. Perusahaan peralatan rumah tangga ini menaikkan target penjualan tahunan, dan mengumumkan rencana akuisisi Foundation Building Materials senilai hampir USD8,8 miliar.
Di sektor teknologi, saham Nvidia bergerak fluktuatif dengan kenaikan tipis 0,2%. Sementara itu, AMD turun 1,1%, dan Micron melemah 2,5%. Investor kini menanti laporan kinerja Nvidia yang dijadwalkan rilis pada 27 Agustus mendatang.
Selain laporan keuangan emiten, investor juga akan mencermati risalah rapat The Fed bulan Juli yang akan dirilis pada pukul 14.00 waktu setempat. Kebijakan moneter The Fed akan menjadi penentu arah pasar dalam beberapa waktu kedepan.









Tinggalkan komentar