23.9 C
Jakarta
Sabtu, Januari 28, 2023

DPRD Punya Tim Terpadu Khusus Mengatasi Sawah Kering Akibat Kemarau

KARAWANG, MEDIASERUNI.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang membentuk tim terpadu untuk mengatasi persoalan sawah kering akibat kemarau panjang di Kecamatan Cibuaya dan Banyusari.

Tim itu terdiri dari instansi vertikal, Dinas PUPR, Dinas Pertanian, DPRD serta lembaga yang berkaitan. “Kami merumuskan masalah-masalah itu untuk dipecahkan dan diberikan solusinya agar cocok tanam petani tetap berlangsung,” ucap Sekretaris Komisi II DPRD H. Dedi Rustandi, Kamis (31/10/2019).

Dikatakan Dedi pekan lalu pihaknya melangsungkan inspeksi mendadak ke Kecamatan Cibuaya dan Kecamatan Banyusari. Sidak itu meninjau lokasi sawah yang mengalami kesulitan air.

Pasalnya terdapat saluran air, tapi tidak bisa mengairi sawah karena terjadi pendangkalan, sehingga air tidak masuk ke pesawahan. Namun ada juga kondisi sungai yang memang bermasalah.

Ia mengatakan, berdasarkan surat pengaduan dari Kecamatan Cibuaya ada empat desa area sawah yang alami kekeringan. Adalah Desa Cibuaya 100 hektar, Desa Gebangjaya 30 hektar, Desa Jayamulya 350 hektar dan Desa Kedungjaya 150 hektar. Jika ditotalkan ada 630 hektar sawah di Kecamatan Cibuaya alami kekeringan.

“Belum lagi di Kecamatan Banyusari seluas 600 hektar sawah. Diantaranya Desa Pamekaran, Desa Cicinde Utara, Desa Cicinde Selatan dan Desa Jayamukti,” kata Dedi. Jika dibiarkan berlarut, Dedi menyebutkan bisa mengancam ketahanan pangan Kota Pangkal Perjuangan.

Bukan masalah karena musim kemarau, namun memang saluran air pesawahan perlu ada perbaikan. Seperti pendangkalan, bendungan serta saluran air yang memang sudah ketutup adanya pembangunan liar.
“Untuk Cibuaya baru musim ini saja. Sedangkan di Banyusari sudah terjadi dua musim tidak bercocok tanam, karena permasalahan air. (ibnu)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Stay Connected

2,411FansSuka
146PengikutMengikuti
28PengikutMengikuti

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: