25 C
Jakarta
Sabtu, Januari 28, 2023

Bupati Mendukung Jeratan Pidana Perusahaan Lalai Hingga Mengakibatkan Pasien Covid-19 Meninggal

KARAWANG, MEDIA SERUNI – Jeratan pidana terhadap kelalaian hingga mengakibatkan pasien covid-19 meninggal, agaknya bukan lagi sebuah wacana di Karawang, terlebih bupati sendiri menyatakan dukungannya.

Saat ini, bahkan Kapolres Karawang AKBP Arif Rachman Arifin sedang menyiapkan skema hukumnya untuk korporasi yang lalai menerapkan protokol kesehatan.

Pngelola industri diminta waspada dan ketat menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kerjanya. Jika tidak, mereka bisa terjerat pidana kelalaian hingga orang lain meninggal dunia.

Dijelaskan juga, saat ini dirinya sedang meminta penyidik untuk melihat sejauh mana pertanggung jawaban korporasi terhadap protokol kesehatan yang tidak dikerjakan.

Artinya, jika dalam laporan telah membuat protokol kesehatan, tapi kenyataan di lapangan tidak dilakukan, bahkan ada yang meninggal, maka pengelola industri itu akan dituntut sesuai aturan yang berlaku.

Terkait itu Pemerintah Karawang sendiri menyatakan dukungan. Malah bupati mengaku sedang menyiapkan sanksi bagi perusahaan yang lalai dalam menangani covid-19.

“Di Karawang, klaster industri menyumbang pasien positif covid-19 cukup banyak. Pihak penegak hukum sedang mengkaji skema hukumnya,” kata Bupati Cellica, Senin (21/9/2020).

Bupati menambahkan, jumlah pasien positif di pabrik-pabrik terus bertambah. Bahkan, belum ada tren penurunan signifikan. Untuk itu bupati mengimbau semua kalangan industri di Karawang agar terbuka dalam membeberkan data karyawannya yang terpapar corona.

“Saya sudah keliling ke beberapa perusahaan. Jangan sampai ada yang menutup-nutupi. Semua harus terbuka soal data pasien karena kami harus menghitung kesanggupan daerah dalam merawat pasien covid-19,” tandas bupati. (Naz/tif/Azhari)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Stay Connected

2,411FansSuka
146PengikutMengikuti
28PengikutMengikuti

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: