26 C
Jakarta
Sabtu, Februari 4, 2023

Buntut Penutupan Perlintasan KA Gorowong Kepadatan Lalin di Wirasaba Meningkat 10 Persen

KARAWANG, SERUNI – Kecelakaan kereta api menyeruduk bus karyawan yang mogok di perlintasan KA Gorowong berbuntut tidak berfungsinya Jalan Suhud Hidayat, setelah DAOP 1 Jakarta – Banten menutup perlintasan kereta api tersebut. Akibat penutupan tersebut imbasnya langsung dirasakan masyarakat Karawang, terutama yang menggunakan Jalan Wirasaba sebagai jalur aktifitas sehari-sehari.

“Penutupan perlintasan sebidang gorowong di Jalan Suhud Hidayat ini menambah kepadatan volume lalulintas di simpang johar dan jalan wirasaba,” ucap Kadishub Arief Maryogo, kemarin.

Baca juga: Wajib Belajar 12 Tahun Solusi Nyata Ketahanan Keluarga

Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan pihaknya, jelas Arief, peningkatan kapasitas kendaraan terutama terjadi pagi dan sore hari, saat jam kerja dan pulang kerja.

“Hasil pengamatan dishub peningkatan kapasitas pada jam padat (peak hours) terjadi di simpang johar dan Jalan Wirasaba berkisar hingga 10 persen,” jelas Arief.

Baca juga: Dewan Dari Partai PAN Menepati Janji Dihadapan Masyarakat Purwakarta

Untuk mengatasi kondisi lalulintas lebih parah lagi, Pemkab sendiri sebelumnya sudah mengajukan permintaan supaya DAOP 1 Jakarta – Banten meningkatkan status perlintasan kereta api gorowong menjadi resmi. “Sebagaimana hasil rapat tanggal 27 Agustus kemarin, antara Pemkab, Polres, Daop 1, Dirjen PKA dan Balai Teknik, kita sudah mengajukan permintaan perlintasan gorowong jadi perlintasan resmi,” tegas Arief. (Z-1)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Stay Connected

2,411FansSuka
146PengikutMengikuti
48PengikutMengikuti

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: