25 C
Jakarta
Sabtu, Januari 28, 2023

Belum Ada Pasien Suspect Covid 19 Di Karawang Meninggal Dunia

KARAWANG, MEDIASERUNI.COM – Jumlah kasus Corona di Kabupaten Karawang bertambah. Hingga Selasa (31/3/2020) Dinas Kesehatan mencatat sebanyak 988 kasus terjadi di Karawang. Jumlah ini mengalami peningkatan 65 pasien jika dibanding data Minggu (29/3/2020) sebanyak 723 kasus.

“Total Kasus Corona sebanyak 988 kasus 13 orang diantaranya positif Covid 19, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 963 orang dengan rincian 406 selesai Pemantauan serta 557 orang masih ODP. Sementara berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 8 orang dan satu meninggal serta 3 orang dinyatakan sudah sehat.” Demikiran data yang dihimpun MEDIA SERUNI, Selasa (31/3/2020) dari Dinas Kesehatan Karawang.

Sementara data per 29 Maret 2020 menyebutkan dari 706 berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 340 diantaranya masih status pemantauan serta 366 selesai pemantauan. Sedang Pasien Dalam Pemantauan (PDP) berjumlah 10 orang dan positif covid 19 sebanyak 7 orang. Sehingga jika mengupdate data terakhir kasus corona maka ada pertambahan 65 kasus dalam dua hari terakhir.

Selain itu perlu diinformasikan sampai saat ini belum ada pasien positif covid 19 di Karawang yang meninggal dunia. Sementara tambahan kasus terakhir versi Dinas Kesehatan menyebutkan ada penambahan satu kasus positif corona. Kasus terakhir sempat menjadi rumor ketika menyebutkan nama Kepala Dinas Perhubungan Arief Bijaksana Maryugo.

Terlebih, baik sumber Dinkes maupun Satgas Corona lagi-lagi bungkam. Namun Kabid Lalulintas Dinas Perhubungan Karawang Ade Saepudin membenarkan pimpinannya terpapar virus corona. “Benar kang, dan sekarang sudah dalam perawatan. Minta doanya ya kang, supaya lekas sembuh. Amiin,” ucap Ade.

Perlu juga disampaikan sejak ditetapkan 100 hari tanggap darurat covid-19 di Karawang, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 makin gencar melakukan proteksi penyebaran pagebluk tersebut. Diantaranya melakukan penyemprotan disinfektan terhadap fasilitas sosial dan umum rawan sebaran Covid-19, termasuk menginstruksikan pengawasan ketat terhadap lingkungan di tingkat Rukun Tetangga. (tim seruni)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Stay Connected

2,411FansSuka
146PengikutMengikuti
28PengikutMengikuti

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: